Selasa, 05 November 2013

Kacamata Arka



Sebenarnya sudah lama Mas Arka mengeluh dengan matanya. Saat pembagian rapot kenaikan kelas, nilai2nya mulai menurun. Saat saya bicara dengan wali kelasnya menanyakan mengapa nilai-nilai Arka menurun, Ibu Guru menjelaskan Arka sering memincingkan matanya saat melihat tulisan di papan tulis. Mungkin karena itu jadi terhambat proses belajarnya. Bu Guru menyarankan agar saya segera memeriksakan matanya ke dokter. Saat saya tes dirumah, membaca tulisan yang agak jauh, Mas Arka masih bisa membaca. Saya pikir, ah ini anak pasti akal-akalannya aja memang mau bergaya pakai kacamata. Tapi lama kelamaan saat belajar dirumah, Mas Arka selalu mengeluh "ibu kapan aku periksa mata, mataku gak enak nih buram, aku selalu lihat temannku kalau mencatat, disangka ibu guru aku mencontek".


Saat belanja bulanan ke Carrefour, Ayahnya mengajak periksa dulu di optic. Hasilnya minus 2.5 kiri dan 1.5 kanan. Whatttttttt ??? sebesar itu minusnya. Lebih mantapnya saya cek ke Dokter Spesialis Mata di Jakarta Timur Eye Center. Alhasilnya setelah dites matanya minus kiri kanan 2.5. 
saat periksa mata di JTEC
Ganteng juga pakai kacamata :)


Ya Allah…menyesali diri sendiri, kenapa awal-awal dulu gak langsung cek mata ya..gayane periksa mata sendiri..mungkin kalo lebih awal diperiksa minusnya tidak sebesar ini :(. Maafkan Ibu yaa Mas Arka sayang

Efeknya dari kacamata ini Mas Arka rajin makan sayur, mau makan dan minum jus wortel, mengurangi main game, belajar gak sambil tiduran lagi. Semoga seterusnya begini, berharap minusnya bisa turun.

-Love-
Maya

Athhar dirawat :(

Senin sore adek athhar dibawa ke UGD RS Haji Pondok Gede Jakarta, Yup..harus ke UGD, feeling Ayah dan Ibu sepertinya adek harus dapat penanganan lebih lanjut. Sudah 3 hari adek suhu badannya tidak menentu, ketika panas diberi paracetamol turun lagi tapi tidak lama kemudian panas kembali. Padahal saat itu kami sedang liburan di Puncak bareng keluarga besar Yasin. Pulang dari puncak, adek muntah-muntah dimobil dan muntah-muntahnya berlanjut sampai esok harinya. Ibu beri minum yang banyak dan Alhamdulillah adek mau minum tapi minuman itu gak bertahan lama diperutnya, kembali keluar. Ya Allah gak tega lihat dek Athhar lemas tak berdaya seperti ini, dari makanan, obat, minuman semua keluar kembali. 

Akhirnya Ayah dan Ibu memutuskan adek Athhar ke UGD, tadi maunya ke Dokter Spesialis Anak, tapi pikirku jika hanya diberi obat nanti percuma karena apapun sudah tidak masuk. Akhirnya jarum infus pun mendarat ditangan adek Athhar. Ya Allah ibu gak tega lihat adek nangis menahan sakit.

3 Hari adek Atthar dirawat dan berdasarkan hasil lab HB rendah dan ada bakteri dipencernaan adek sehingga apapun yang dimakan Athhar pasti dimuntahkan kembali. Untungnya selama di Rumah Sakit Athhar gak terlalu rewel, anak ini anteng banget, tidur2an atau bermain pesawat dan dinasaurus dikasurnya. Kalau sudah bosan di kasur, adek ajak lihat si Putri pasien yang satu ruangan dengan Athhar. 
tetep mainan walaupun tangan diinfus

Sedikit mau cerita ttg Putri dan Meycan, 2 anak panti asuhan yang dirawat. Putri masih berusia 4 bulan, 2 bulan ia dirawat. Selama dirawat tidak jauh dari selang oksigen, seperti dia sudah terbiasa pakai oksigen, karena sempat selangnya dilepas untuk dicoba apakah dia kuat tapi ternyata hanya mampu 1 jam karena badannya mulai biru. Kalau Meychan berusia 2 tahun dan berat badannya hanya 7.5 kg, kecil sekali untuk anak seusianya. Meychan menderita epilepsi tapi seperti sudah akut. Saya tanya ke petugas panti yang menjaga mereka berdua, di panti Meychan hanya tidur saja, badannya sudah lemas. Saya tanya anak-anak ini dari mana, kemana ibu-ibu mereka, kata petugas mereka ini anak dari anak-anak jalanan yang hamil kemudian bayi-bayinya mereka rawat daripada terlantar dijalan. dan ketika saya tanya ke ibu petugas, berapa anak yang biasanya dipegang untuk dirawat, kata mereka 1 petugas bisa 40 anak. Wow.. saya mengurus 2 anak aja terkadang kewalahan. Subhanallah..2 jempol untuk petugas panti asuhan. Semoga apa yang mereka kerjakan di balas dengan pahala yang berlipat-lipat dari Allah, di beri kesehatan, murah rejeki dan diberi kesabaran. Aamiin

Hikmah dari Athhar dirawat ini, saya sebagai ibu harus lebih teliti lagi memilah makanan buat anak, lebih hegeinis, lebih sabar tnyata kesabaran ibu2 petugas panti yg kesabarannya subhanallah patut dicontoh.

Sehat terus ya adek Athhar semoga ini yang pertama dan terakhir dirawat.




Senin, 21 Oktober 2013

ASIP to Athhar

 
1 minggu terlewati Alhamdulillah pemberian ASIP ke adek Athhar berjalan lancar.

Bersyukur sekali, kerja di kantor yang ada ada kulkas dan ruang OB yang bisa dipakai buat perah ASI.. tidak terbayang pakai toilet buat perah ASI..^yang pasti gak nyaman^…

Bersyukur juga punya teman-teman dan bos-bos yang mengerti kalau saya masih memberikan asi  dan harus sering pumping. ^gak kebayang sakitnya kalo dah penuh nih^

Yang pasti memang butuh perjuangan lebih  biar Athhar dapat asi ekslusif. Jadi sedih, soalnya Mas Arka dulu mesti campur sufor karena masih awam tentang asi. Tapi sekarang bertekad untuk asi esklusif. Walaupun kalau mau berangkat kerja rada ribet. Pagi hari harus steril botol-botol yang mau dibawa, peras asi dulu, bawa 2 tas ( 1 tas kerja, 1 cooler bag ). Yang buat  ribet soalnya saya harus desak-desakan naik metromini 76 yang terkenal super padat. Malam harinya walaupun ngantuk banget mesti bangun buat peras asi. Apapun bentuk capenya, ibu bertekad memberikan ASI untuk Athhar.
 
 ** Tulisan ini waktu athhar umur 3 bulan
 
-Love-
Maya

Kamis, 22 Agustus 2013

Selamat Ultah Arka Athhar




Untuk Mas Arka, ibu sengaja buat postcard ucapan selamat ulang tahun karena Mas Arka ingin diberi hadiah sama ibu. Berhubung uangnya mau dipakai untuk keperluan lain, hadiahnya dalam bentuk postcard aja ya Mas Arka. Tapi tetap Hadiah Mas Arka yang lain, ayah dan ibu penuhi. Hadiah potong kue dan tiup lilin..hehehe anak ibu yang satu ini, ingin banget ulang tahun pakai acara tiup lilin dan undang teman-teman dekatnya. Jadilah acara  ulang tahun sederhana, baca doa, potong kue dan tiup lilin dilaksanakan. Beli kuenya dua, berhubung  Mas Arka dan Adek Athhar ultahnya di bulan yang sama di bulan Agustus.


Selamat Ulang Tahun 2 Jagoan kesayangan ayah dan ibu.


Allah mnejadikan kalian  anak-anak yang soleh, selalu diberi kesehatan
Doa Ayah dan Ibu selalu menyertai  langkahmu.


-Love-

Maya

Kamis, 06 Desember 2012

Kehamilan Athhar




Trimester Pertama
Awal Desember 2010 sudah seminggu ini tamu bulanan belum datang juga. Inisiatif beli test pack dan menunggu pagi segera datang. Alhamdulillah hasilnya dua garis, tandanya positif hamil.  Untuk lebih pastinya, kami periksa ke dokter kandungan, berharap semoga benar hasil test pack kemarin dan jika pun benar semoga dalam keadaan sehat, tidak ada penyakit semacam kista dan yang lainnya.
Mau ke klinik waktu hamil pertama dulu, rasanya malas banget. Sepertinya untuk awal pemeriksaan kehamilan ke dokter yang dekat rumah saja. Berharap dapat tarif perkenalan, maklum klinik baru sekalian mau tanya-tanya biaya lahiran diklinik itu. Mengingat anak pertama lahiran secara caesar, jadi opsi pertama pas tanya biaya lahiran, ya tanya biaya lahiran secara caesar.
Diperiksa USG, ternyata benar sudah ada janin dikandunganku. Kecil sekali seperti titik, usianya baru 5 minggu. Subhanallah melihat ada janin kembali dikandunganku tak berhenti-henti kuucapkan Alhamdulillah.
2 Minggu setelah periksa ke dokter kandungan, gejala kehamilan mulai terlihat, mual, muntah, eneg, pusing-pusing,  jadi gak doyan makan. Pokoknya gak enak banget, beda sama kehamilan yang pertama. Bagaimana ini, mana kerjaan dikantor lagi banyak dan harus ke lapangan. Sugesti ke diri sendiri, ayo mesti kuat, Maya pasti bisa, tidak boleh cengeng nanti bayinya ikut sedih.
Tapia pa daya, badan ini ternyata gak kuat seperti yang dibayangkan. Pulang dari lapangan, dengan kondisi badan yang lemah dan timbul fleks.
Malamnya periksa ke dokter, diberi obat penguat kandungan dan satu pesan dokter kalau saya haru bedrest. Benar-benar tiduran saja tidak boleh kegiatan yang macam-macam. Bahkan untuk sholat pun, dokter menganjurkan di tempat tidur sambil duduk atau tiduran.
Ya Allah, sedih banget dengan kondisi ini, Mas Arka juga jadi tidak keurus sama ibu, untung ayah benar-benar perhatian sama aku dan arka. Urus aku yang sakit, yang sebentar-bentar muntah, urus segala macam keperluan Mas Arka. Terimakasih suamiku *peluk**
Jadi malam tahun baru, ya dirumah saja deh..lebih tepatnya di kasur hehehe, tepar tak berdaya, tapi tetap icip-icip jagung bakar dan ayam bakar. Icip-icipnya sedikit lho, suer deh kalau banyak pasti itu jagung dan ayam bakar ikut keluar lagi. hehehe
Karena bedrest jadi  cuti kerja 3 minggu..asyikkkkkkkkk*lho koq**.  Hari pertama setelah cuti, bismillah semoga kuat buat kembali kerja. Tapi di metromini 76 tiba-tiba berasa mau pingsan, badan  menggigil, pandangan kunang-kunang, daripada terjadi apa-apa .dengan terpaksa pulang lagi dan cuti ditambah 1 minggu lagi.
Kata dokter kandungan sich kalo mual muntah  dan sering kunang-kunang gitu sich karena asupan makanan saya yang tidak benar, jadi sebelum berangkat kerja harus sarapan dulu.Mengurangi frekuensi eneg dan mual dipagi hari/morning sickness, saya minum jahe hanget dan supaya ada asupan makanan yang tetap masuk berhubung sering muntah, makan sering tapi dalam porsi yang sedikit. Jadi Alhamdulillah, berat badan ketika awal kehamilan sempat turun karena mual muntah perlahan-lahan mulai normal dan naik pelan.
Alhamdulillah trimester pertama kehamilan dapat dilalui dengan selamat.

Kamis, 20 September 2012

Sunatan

Fimosis, baru dengar nama penyakit ini. Ternyata fimosis itu penyempitan kulit penutup kepala penis. Jadi pada saat anak pipis, urinnya itu tidak keluar secara sempurna. Fimosis itu dialami anakku yg ke 2 athhar, kasihan kau anakku, pantes tiba-tiba  suka rewel dan panas tinggi tanpa sebab. 

Sudah 3 hari athhar suhu badanyan tidak turun-turun Masih setia diangka 40 derajat celcius. Takut kena DBD atau penyakit yang lain, dibawalah  ke Dokter Spesialis Anak   di Klinik dekat rumah. Dokter mendiagnosa kalau Athhar kena virus dikelaminnya. Ya Allah virus apa ini dan  dokter tidak kasih penjelasan lanjut cuma bilang harus disunat dan besok kalau masih panas cek darah lengkap. Masya Allah bikin kaget lagi nih dokter. Disunat..Ya Allah Athhar masih bayi harus disunat. Sampai  rumah langsung browsing mengapa bayi laki-laki harus disunat dan ternyata penyebab terbanyaknya karena fimosis itu.

Hari ke 4 athhar masih panas, atas saran Dokter bawa Athhar ke Lab untuk cek darah lengkap. Mau bawa hasilnya ke DSA yg kemaren males benar, habis kasih penjelasan tidak lengkap. Sorenya kami bawa Athhar ke DSA ke Klinik tempat Athhar lahir. Dibaca lah hasil lab yang ternyata hasilnya Alhamdulillah baik semua, tapi tetap heran kenapa masih panasnya belum turun-turun juga. Lalu saya cerita hasil dari diagnosa dokter kemarin.  Setelah saya cerita, bu dokter lalu langsung periksa penis Athhar dan ternyata benar athhar positif fimosis.

Hari untuk prosesi sunat ditetapkan tanggal 22 April 2011 untuk Athhar dan Arka sunat. Mas Arka ikut ingin di sunat juga, katanya “masa aku kalah sama adek’. Mumpung ada keinginan dari si anak, akhirnya Mas Arka ikut disunat  juga. 

Pagi-pagi sudah berangkat ke Klinik, yang sunat pertama Mas Arka. nangis kencang banget. Ya Ampun si mas emang lebay dech  padahal kan sakitnya pas disuntik aja setelah itu kan obat biusnya bekerja jadi tidak berasa sakit. Lama kelamaan cape juga si mas arka nangis, wong gak berasa sakit, kan pakai laser atau lebih tepatnya elektrocautery.

Giliran Athhar yang disunat Ya Allah tidak tega lihatnya, nangis terus sepanjang disunat dan waktu sunatnya lebih lama disbanding Mas Arka yang hanya butuh waktu 15 menit. Ya Allah beri kekuatan  dan kemudahan bagi proses sunat ini, Pak Dokter juga kelihatan kewalahan, katanya penisnya kecil dan karena athar gendut, jadi susah dan sedikit lengket. Selesai  di sunat, Pak Dokter malah  bilang, ini kemungkinan harus sunat lagi karena kalau setelah sunat tidak ditekan, penisnya bisa masuk/mendelep lagi karena Athhar postur tubuhnya gendut.

Kejadian benar, 3 hari setelah sunat, kami balik lagi ke Dokter. Karena Athhar sakit saat pipis, dan jalan satu-satunya ya harus disunat, karena kulupnya masih panjang. Ya Allah Ya Rabb..beri kesabaran bagi kami. Kesalahan kami harusnya untuk dedek Athar sunat di Rumah Sakit, pakai bius total, jadi lebih rapih hasil sunatnya, tidak pakai sunat 2 kali seperti ini. Maafkan Ibu dan Ayah ya Athhar sayang. Alhamdulillah setelah sunat yang ke dua kalinya semua berjalan normal, pipis Athhar mulai lancar dan tidak panas yang tanpa sebab lagi.