Sebenarnya
sudah lama Mas Arka mengeluh dengan matanya. Saat pembagian rapot kenaikan kelas, nilai2nya mulai menurun. Saat
saya bicara dengan wali kelasnya menanyakan mengapa nilai-nilai Arka menurun,
Ibu Guru menjelaskan Arka sering memincingkan matanya saat melihat tulisan di
papan tulis. Mungkin karena itu jadi terhambat proses belajarnya. Bu Guru menyarankan agar saya segera memeriksakan matanya ke
dokter. Saat saya tes dirumah, membaca tulisan yang agak jauh, Mas Arka masih
bisa membaca. Saya pikir, ah ini anak pasti akal-akalannya aja memang mau
bergaya pakai kacamata. Tapi lama kelamaan saat belajar dirumah, Mas Arka
selalu mengeluh "ibu kapan aku periksa mata, mataku gak enak nih buram, aku
selalu lihat temannku kalau mencatat, disangka ibu guru aku mencontek".
Saat belanja
bulanan ke Carrefour, Ayahnya mengajak periksa dulu di optic. Hasilnya minus
2.5 kiri dan 1.5 kanan. Whatttttttt ??? sebesar itu minusnya. Lebih
mantapnya saya cek ke Dokter Spesialis Mata di Jakarta Timur Eye Center.
Alhasilnya setelah dites matanya minus kiri kanan 2.5.
Ya Allah…menyesali
diri sendiri, kenapa awal-awal dulu gak langsung cek mata ya..gayane periksa
mata sendiri..mungkin kalo lebih awal diperiksa minusnya tidak sebesar ini :(. Maafkan Ibu yaa Mas Arka sayang
Efeknya dari kacamata ini Mas Arka rajin makan sayur, mau makan dan minum jus wortel, mengurangi main game, belajar gak sambil tiduran lagi. Semoga seterusnya begini, berharap minusnya bisa turun.
-Love-
Maya
Maya


