Senin sore adek athhar dibawa ke UGD RS Haji Pondok Gede Jakarta, Yup..harus ke UGD, feeling Ayah dan Ibu sepertinya adek harus dapat penanganan lebih lanjut. Sudah 3 hari adek suhu badannya tidak menentu, ketika panas diberi paracetamol turun lagi tapi tidak lama kemudian panas kembali. Padahal saat itu kami sedang liburan di Puncak bareng keluarga besar Yasin. Pulang dari puncak, adek muntah-muntah dimobil dan muntah-muntahnya berlanjut sampai esok harinya. Ibu beri minum yang banyak dan Alhamdulillah adek mau minum tapi minuman itu gak bertahan lama diperutnya, kembali keluar. Ya Allah gak tega lihat dek Athhar lemas tak berdaya seperti ini, dari makanan, obat, minuman semua keluar kembali.
Akhirnya Ayah dan Ibu memutuskan adek Athhar ke UGD, tadi maunya ke Dokter Spesialis Anak, tapi pikirku jika hanya diberi obat nanti percuma karena apapun sudah tidak masuk. Akhirnya jarum infus pun mendarat ditangan adek Athhar. Ya Allah ibu gak tega lihat adek nangis menahan sakit.
3 Hari adek Atthar dirawat dan berdasarkan hasil lab HB rendah dan ada bakteri dipencernaan adek sehingga apapun yang dimakan Athhar pasti dimuntahkan kembali. Untungnya selama di Rumah Sakit Athhar gak terlalu rewel, anak ini anteng banget, tidur2an atau bermain pesawat dan dinasaurus dikasurnya. Kalau sudah bosan di kasur, adek ajak lihat si Putri pasien yang satu ruangan dengan Athhar.
Sedikit mau cerita ttg Putri dan Meycan, 2 anak panti asuhan yang dirawat. Putri masih berusia 4 bulan, 2 bulan ia dirawat. Selama dirawat tidak jauh dari selang oksigen, seperti dia sudah terbiasa pakai oksigen, karena sempat selangnya dilepas untuk dicoba apakah dia kuat tapi ternyata hanya mampu 1 jam karena badannya mulai biru. Kalau Meychan berusia 2 tahun dan berat badannya hanya 7.5 kg, kecil sekali untuk anak seusianya. Meychan menderita epilepsi tapi seperti sudah akut. Saya tanya ke petugas panti yang menjaga mereka berdua, di panti Meychan hanya tidur saja, badannya sudah lemas. Saya tanya anak-anak ini dari mana, kemana ibu-ibu mereka, kata petugas mereka ini anak dari anak-anak jalanan yang hamil kemudian bayi-bayinya mereka rawat daripada terlantar dijalan. dan ketika saya tanya ke ibu petugas, berapa anak yang biasanya dipegang untuk dirawat, kata mereka 1 petugas bisa 40 anak. Wow.. saya mengurus 2 anak aja terkadang kewalahan. Subhanallah..2 jempol untuk petugas panti asuhan. Semoga apa yang mereka kerjakan di balas dengan pahala yang berlipat-lipat dari Allah, di beri kesehatan, murah rejeki dan diberi kesabaran. Aamiin
Hikmah dari Athhar dirawat ini, saya sebagai ibu harus lebih teliti lagi memilah makanan buat anak, lebih hegeinis, lebih sabar tnyata kesabaran ibu2 petugas panti yg kesabarannya subhanallah patut dicontoh.
Sehat terus ya adek Athhar semoga ini yang pertama dan terakhir dirawat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar