Kamis, 06 Desember 2012

Kehamilan Athhar




Trimester Pertama
Awal Desember 2010 sudah seminggu ini tamu bulanan belum datang juga. Inisiatif beli test pack dan menunggu pagi segera datang. Alhamdulillah hasilnya dua garis, tandanya positif hamil.  Untuk lebih pastinya, kami periksa ke dokter kandungan, berharap semoga benar hasil test pack kemarin dan jika pun benar semoga dalam keadaan sehat, tidak ada penyakit semacam kista dan yang lainnya.
Mau ke klinik waktu hamil pertama dulu, rasanya malas banget. Sepertinya untuk awal pemeriksaan kehamilan ke dokter yang dekat rumah saja. Berharap dapat tarif perkenalan, maklum klinik baru sekalian mau tanya-tanya biaya lahiran diklinik itu. Mengingat anak pertama lahiran secara caesar, jadi opsi pertama pas tanya biaya lahiran, ya tanya biaya lahiran secara caesar.
Diperiksa USG, ternyata benar sudah ada janin dikandunganku. Kecil sekali seperti titik, usianya baru 5 minggu. Subhanallah melihat ada janin kembali dikandunganku tak berhenti-henti kuucapkan Alhamdulillah.
2 Minggu setelah periksa ke dokter kandungan, gejala kehamilan mulai terlihat, mual, muntah, eneg, pusing-pusing,  jadi gak doyan makan. Pokoknya gak enak banget, beda sama kehamilan yang pertama. Bagaimana ini, mana kerjaan dikantor lagi banyak dan harus ke lapangan. Sugesti ke diri sendiri, ayo mesti kuat, Maya pasti bisa, tidak boleh cengeng nanti bayinya ikut sedih.
Tapia pa daya, badan ini ternyata gak kuat seperti yang dibayangkan. Pulang dari lapangan, dengan kondisi badan yang lemah dan timbul fleks.
Malamnya periksa ke dokter, diberi obat penguat kandungan dan satu pesan dokter kalau saya haru bedrest. Benar-benar tiduran saja tidak boleh kegiatan yang macam-macam. Bahkan untuk sholat pun, dokter menganjurkan di tempat tidur sambil duduk atau tiduran.
Ya Allah, sedih banget dengan kondisi ini, Mas Arka juga jadi tidak keurus sama ibu, untung ayah benar-benar perhatian sama aku dan arka. Urus aku yang sakit, yang sebentar-bentar muntah, urus segala macam keperluan Mas Arka. Terimakasih suamiku *peluk**
Jadi malam tahun baru, ya dirumah saja deh..lebih tepatnya di kasur hehehe, tepar tak berdaya, tapi tetap icip-icip jagung bakar dan ayam bakar. Icip-icipnya sedikit lho, suer deh kalau banyak pasti itu jagung dan ayam bakar ikut keluar lagi. hehehe
Karena bedrest jadi  cuti kerja 3 minggu..asyikkkkkkkkk*lho koq**.  Hari pertama setelah cuti, bismillah semoga kuat buat kembali kerja. Tapi di metromini 76 tiba-tiba berasa mau pingsan, badan  menggigil, pandangan kunang-kunang, daripada terjadi apa-apa .dengan terpaksa pulang lagi dan cuti ditambah 1 minggu lagi.
Kata dokter kandungan sich kalo mual muntah  dan sering kunang-kunang gitu sich karena asupan makanan saya yang tidak benar, jadi sebelum berangkat kerja harus sarapan dulu.Mengurangi frekuensi eneg dan mual dipagi hari/morning sickness, saya minum jahe hanget dan supaya ada asupan makanan yang tetap masuk berhubung sering muntah, makan sering tapi dalam porsi yang sedikit. Jadi Alhamdulillah, berat badan ketika awal kehamilan sempat turun karena mual muntah perlahan-lahan mulai normal dan naik pelan.
Alhamdulillah trimester pertama kehamilan dapat dilalui dengan selamat.