Trimester Pertama
Awal Desember 2010 sudah seminggu ini tamu bulanan belum datang juga.
Inisiatif beli test pack dan menunggu pagi segera datang. Alhamdulillah
hasilnya dua garis, tandanya positif hamil. Untuk lebih pastinya, kami periksa ke dokter
kandungan, berharap semoga benar hasil test pack kemarin dan jika pun benar
semoga dalam keadaan sehat, tidak ada penyakit semacam kista dan yang lainnya.
Mau ke klinik waktu hamil pertama dulu, rasanya malas banget. Sepertinya
untuk awal pemeriksaan kehamilan ke dokter yang dekat rumah saja. Berharap
dapat tarif perkenalan, maklum klinik baru sekalian mau tanya-tanya biaya lahiran
diklinik itu. Mengingat anak pertama lahiran secara caesar, jadi opsi pertama
pas tanya biaya lahiran, ya tanya biaya lahiran secara caesar.
Diperiksa USG, ternyata benar sudah ada janin dikandunganku. Kecil
sekali seperti titik, usianya baru 5 minggu. Subhanallah melihat ada janin
kembali dikandunganku tak berhenti-henti kuucapkan Alhamdulillah.
2 Minggu setelah periksa ke dokter kandungan, gejala kehamilan mulai
terlihat, mual, muntah, eneg, pusing-pusing,
jadi gak doyan makan. Pokoknya
gak enak banget, beda sama kehamilan yang pertama. Bagaimana ini, mana kerjaan
dikantor lagi banyak dan harus ke lapangan. Sugesti ke diri sendiri, ayo mesti
kuat, Maya pasti bisa, tidak boleh cengeng nanti bayinya ikut sedih.
Tapia pa daya, badan ini ternyata
gak kuat seperti yang dibayangkan. Pulang dari lapangan, dengan kondisi badan
yang lemah dan timbul fleks.
Malamnya periksa ke dokter, diberi
obat penguat kandungan dan satu pesan dokter kalau saya haru bedrest.
Benar-benar tiduran saja tidak boleh kegiatan yang macam-macam. Bahkan untuk
sholat pun, dokter menganjurkan di tempat tidur sambil duduk atau tiduran.
Ya Allah, sedih banget dengan
kondisi ini, Mas Arka juga jadi tidak keurus sama ibu, untung ayah benar-benar
perhatian sama aku dan arka. Urus aku yang sakit, yang sebentar-bentar muntah,
urus segala macam keperluan Mas Arka. Terimakasih suamiku *peluk**
Jadi malam tahun baru, ya dirumah
saja deh..lebih tepatnya di kasur hehehe, tepar tak berdaya, tapi tetap icip-icip
jagung bakar dan ayam bakar. Icip-icipnya sedikit lho, suer deh kalau banyak
pasti itu jagung dan ayam bakar ikut keluar lagi. hehehe
Karena bedrest jadi cuti kerja 3 minggu..asyikkkkkkkkk*lho
koq**. Hari pertama setelah cuti,
bismillah semoga kuat buat kembali kerja. Tapi di metromini 76 tiba-tiba berasa
mau pingsan, badan menggigil, pandangan
kunang-kunang, daripada terjadi apa-apa .dengan terpaksa pulang lagi dan cuti
ditambah 1 minggu lagi.
Kata dokter kandungan sich kalo mual
muntah dan sering kunang-kunang gitu
sich karena asupan makanan saya yang tidak benar, jadi sebelum berangkat kerja
harus sarapan dulu.Mengurangi frekuensi eneg dan mual dipagi hari/morning sickness,
saya minum jahe hanget dan supaya ada asupan makanan yang tetap masuk berhubung
sering muntah, makan sering tapi dalam porsi yang sedikit. Jadi Alhamdulillah,
berat badan ketika awal kehamilan sempat turun karena mual muntah
perlahan-lahan mulai normal dan naik pelan.
Alhamdulillah trimester pertama
kehamilan dapat dilalui dengan selamat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar